Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Google RankBrain : Bagaimana Cara Kerjanya?

Kembali lagi pembahasan mengenai Google RankBrain, aku sebelumnya juga udah nulis tentang RankBrain tapi masih semu gitu sih, judulnya Google RankBrain, Algoritma Baru yang jarang diketahui Praktisi SEO. ini adalah Artikel pengenalan awal mengenai Apa itu RankBrain.

Sebenernya RankBrain itu udah ada dari Tahun 2015 tapi karena banyak yang belum tau, dan masih menerapkan cara SEO lama, jadinya baru tau ada berita ini sekarang. tapi memang selama 2015 - 2018 ini Google RankBrain masih membutuhkan banyak signal atau case study.
Case Study apa Kok bisa gitu? Emang Google Orang? Itukan sistem? masa harus belajar?
Kalo kamu punya pertanyaan semacam ini, jawabannya ada di artikelku yang pertama ya. silahkan meluncur dulu ke Google RankBrain, Algoritma Baru yang jarang diketahui Praktisi SEO, sebelum lanjut baca artikel yang ini.



Here We Go! Google RankBrain!


Beberapa tahun yang lalu, sebelum adanya RankBrain Google memiliki masalah dalam sistem pencariannya. jadi menurut survey, ada 15% kata kunci yang diketik orang ke Google adalah keyword yang tidak umum atau jarang digunakan. lalu, 15% lainnya adalah keyword yang tidak ada kolerasinya satu-sama lain. keyword yang ga jelas - ga jelas tadi bisa berjumlah hingga 450 juta kata kunci dan bikin pusing sistem Google setiap hari.

Terbukti banyak orang yang menuliskan sembarang keyword dalam pencarian google, sehingga sistem google terpaksa menampilkan hasil pencarian yang tidak relevan. hal ini menurut google berpengaruh pada kenyamanan User atau User Experience (UX). Dari sinilah muncul ide untuk membuat sebuah sistem baru yang dapat menampilkan hasil pencarian yang relevan, dengan keyword terserah si pencari.

Contoh Kasus.


katakanlah Anda mencari "the grey console developed by Sony". Google akan mencari halaman yang berisi istilah “grey”, “console”, “developed” and “Sony”. dipisah berdasarkan spasi.

Kalo anak IT pasti paham nih, dulu google sistem Get Link diatasnya tuh pake simbol plus (+), jadi tiap keyword yang bersepasi dianggap sebagai sparator dan ditambahkan simbol + untuk menambah inputan, pengganti koma ( , ).

[caption id="" align="alignnone" width="1800"]Ilustrasi Bagaimana Google Bot mencari Keyword Ilustrasi Bagaimana Google Bot mencari Keyword [Via backlinko][/caption]Jadi dulu munculnya, adalah semua artikel dalam web yang mengandung 4 keyword diatas. jelas hal ini menimbulkan hasil pencarian yang tidak relevan. tapi kalo sekarang sudah berubah. RankBrain sudah ngerti apa yang pengen kamu cari, dan pasti hasilnya 100% Akurat. jadi, kalo kamu ketikan "the grey console developed by Sony" yang muncul adalah :

[caption id="" align="alignnone" width="1200"]Hasil pencarian Google kini yang telah menggunakan RankBrain lanangorg blog tentang SEO Hasil pencarian Google kini yang telah menggunakan RankBrain[/caption]

Apa yang berubah? seperti yang aku bilang tadi, Sebelumnya, Google akan mencoba mencocokkan kata-kata di kueri penelusuran Anda dengan kata-kata di halaman. Hari ini, RankBrain mencoba untuk benar-benar mencari tahu apa yang Anda maksud. Persis, seperti yang dilakukan manusia.

Kini, Google = Manusia hehe

Loh, gimana caranya mencocokan kata kunci yang belum pernah dilihat dan diinputkan kedalam google sebelumnya, dan menghasilkan pencarian yang sesuai?

Gini Misalnya, Google RankBrain mungkin telah memperhatikan bahwa banyak orang mencari "konsol abu-abu yang dikembangkan oleh Nintendo". trus mereka secara sistem udah tau kalo ada orang yang mencari "konsol abu-abu yang dikembangkan oleh Nintendo" mereka pasti ingin melihat serangkaian hasil tentang konsol game.

Jadi ketika seseorang mencari "konsol abu-abu yang dikembangkan oleh Sony", RankBrain menampilkan hasil yang sama dengan kata kunci yang sudah diketahui ("konsol abu-abu yang dikembangkan oleh Nintendo").

Dan jadilah Google memunculkan pencarian tentang PlayStation.


Baca Juga : 


Masih Bingung?


Contoh lain deh: Jadi beberapa waktu yang lalu Google menerbitkan sebuah posting blog tentang bagaimana mereka menggunakan pembelajaran mesin untuk lebih memahami maksud pencari:

[caption id="" align="alignnone" width="1200"]Terbitan Blog dari Google tentang Google RankBrain. Lanang.org blog tentang seo Terbitan Blog dari Google tentang Google RankBrain [via Google Blog][/caption]Dalam posting itu mereka menggambarkan sebuah teknologi baru yang disebut "Word2vec". teknologi ini memungkinkan google mengubah kata kunci menjadi sebuah konsep.

Google mengatakan bahwa teknologi ini dapat "memahami bahwa Paris dan Prancis adalah lokasi yang sama seperti Berlin dan Jerman (ibukota dan negara), dan bukan seperti Madrid dan Italia. tidak nyambung".

[caption id="" align="alignnone" width="920"]Hasil Pencocokan Google RankBrain. lanang.org blog tentang SEO Hasil Pencocokan Google RankBrain [via Google Blog][/caption]

Singkatnya


Google RankBrain melampaui pencocokan kata kunci sederhana. SEO cara lama sudah berangsur-angsur tidak berguna. tinggalkan cara lama, Ternak Backlink bukan lagi cara yang efektif. Kini, ternyata istilah pencarian Anda menjadi konsep. dan Google dengan RankBrainnya mencoba menemukan halaman yang mencakup konsep itu.

Pada Postingan berikutnya, mungkin aku bakal coba untuk menunjukkan bagaimana perubahan besar pada Google dan apa yang harus kita lalukan untuk  meriset kata kunci SEO. Terima Kasih udah baca sampai sini, semoga mengerti sama apa yang aku jelasin yaaa :D



Sampai sini apakah ada pertanyaan? Tulis di komentar ya.. 

Apakah Artikel Ini Bermanfaat?

Ayo, Dukung Mas Lanang supaya rajin ngonten bikin Tips and Trik atau artikel seputar ✅Digital Marketing, ✅SEO, ✅Desain, ✅Sosial Media

Lanang Agung
Lanang Agung Spesialis Ngulik semua hal yang berhubungan dengan kombinasi Visual dan Internet seperti, UI / UX Design, Development, Graphic Design, Photography, Video Editing dan Internet Marketing sejak 2009.