Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

#1stOpenmicBdg - Tawa Pertama Bandung

#1stOpenmicBdg.  sebelum bahas itu mending kita mundur 2 minggu sebelum saya #1stOpenmicBdg. itu adalah awal saya dateng ke bandung. saya pindah dari malang ke bandung naik kereta. saya pindah ke bandung karena kuliah.


awalanya tadi pengen bikin opening mundur gitu kaya di novel yg ada di film-film, tapi kayaknya justru keliatan kaku ya.. yaudah langsung aja bahas #1stOpenmicBdg. #1stOpenmicBdg ku diawali dengan dateng #SharingComicBdg pada hari jumat 2 hari sebelum #1stOpenmicBdg. awal dateng #SharingComicBdg saya ketemu ama Gian. alumni SUCI3 yang juga salah satu idola saya di Standup Comedy. pas #SharingComicBdg itu yang ngisi sharing adalah AlisonBuleBdg yang juga alumni kompetisi Standup Comedy di KompasTv.


noh, ada muka saya lagi ngelihat kedepan... huhu nampang muka...
Sharing kali itu membahas tentang penyusunan dan penggalian materi standup comedy. sangat menarik, sayangnya saya nggak bisa lama-lama mendengarkan #SharingComic, karena harus kembali ke kost yang tutup jam 10 malam, iya... pertama kali dateng ke bandung saya masih lugu, tipe anak yang pulang tepat waktu dan selalu mengerjakan tugas kuliah. pfffttt...

inilah pertama kalinya saya openmic, sebenernya ini bukan openmic pertama saya sih, karena pertama kali saya openmic itu di Malang, sebuah cafe bernama ngalor ngidul (eastwest). saat itu saya bernaung di @StandupIndo_MLG. komunitas standup indo malang. -- nanti aku akan ada satu tulisan yang bahas full mengenai perjalanan dan kenangan selama di @StandupIndo_MLG dan gimana bisa tertarik dengan standup komedi ya. -- namun ini jadi pengalaman pertama yang menarik dalam perjalanan standup saya. panggung yang sama yang pernah dijajal oleh comic-comic ternama seperti radityadhika, muhakly acho, isman, ge pamungkas, mongol dan banyak lagi.. panggung itu adalah panggung bober cafe. sangat bersejarah dalam perkembangan dan perjalanan standup comedy di indonesia tentunya... merasa bangga, saat pertama menjajal panggung bober saya mendapat tawa, walau nggak banyak... tapi sangat berkesan... membawakan materi selama 7 menit, dengan tawa yang tak tentu.... jadi tantangan tersendiri untuk membuat pengunjung bober tertawa lepas nantinya...

pulang dari openmic tersebut saya masih menggebu-nggebu nulis materi dan menjajal openmic, saya menulis ulang materi saya, sesuai dgn apa yang menjadi bahan evaluasi saya saat itu. terus berusaha membuat ketawa pengunjung bober walau sering gagal :)) intinya jangan menyerah... terus berusaha, terus belajar... di bandung banyak yang ahli, belajar langsung pada yang ahli...

seiring berjalannya waktu, saya mendapat kabar ada kompetisi openmic yang diadakan oleh kedai wakawaka, kedai waka-waka meminta komunitas standup bandung untuk mengirimkan komiknya, siapa saja yang ingin tampil dan menguji materi dalam kompetisi yang mereka buat. wah tentu saya tertarik dong, akhirnya saya putuskan untuk ikut kompetisi tersebut.

yak, saya ikut...
dengan mental yang cuma pengen ngeramein aja, saya menjajal materi sebanyak 10 menit. dengan LPM yang nggak begitu banyak, dengan penonton awam yang lumayan rame (kebanyakan komik itu sendiri) tersebut, Puji Tuhan saya jadi juara satu dalam lomba yang berhadiahkan uang tunai dan voucher makan. uang tunai larinya ke tabungan, voucher makan larinya ke gebetan. seminggu setelah ngajak dia makan, saya baru tau kalo ternyata si gebetan ini udah tunangan. howyeah ~

Kompetisi kecil ini jadi tombak semangat saya untuk berkompetisi lebih lagi di bandung, berkarir di dunia standup comedi dalam komunitas regional bandung ini. beberapa saat setelah kompetisi tersebut saya gagal masuk Line Up SUN8 Bandung, Opener #RuangTawaBandung, Opener #IllucinatiBdg, Audisi KompasTv SUCI4 Bandung, JacSuc, Kompetisi Bkkbn, StreetComedy4, dan masih banyak lagi, tapi dari saya saya sadar, banyak hal yang perlu saya benahi dalam berstandup comedy. buktinya setelah 6 bulan di Bandung, dan pulang kemalang (dalam rangka liburan semester) saya openmic di Malang tetep aja nggak pecah, intinya emang dari dalam diri saya yang harus dibenahi. semua itu butuh proses.

Sempat saya pikir, "kayaknya aku nggak cocok jadi performer, aku orang balik layar deh". kenapa terpikir demikian? karna selama di malang juga saya juga dalam event standup selalu jadi panitia pembantu, jarang jadi performer. karna anak lain emang jauh lebih lucu hahaha... adil lah. tapi justru pondasi saya dalam berstandup itu saya dapat di Malang, dibawah ajaran orang-orang hebat, walaupun saya sekarang ada di bandung saya nggak akan lupakan gimana saya di malang, apapun itu alasannya.

udah sekitar 3 tahun aku masuk dalam dunia StandupComedy. tahun ini berjalan tahun ke 3 maksudnya. itu tandanya kalo tahun ini saya gagal jadi performer lagi, brati ini udah waktunya saya berhenti dari dunia standupComedy mencoba hal baru untuk ditekuni. kita lihat akhir tahun ini :)

"Nikmati Setiap Proses yang kita alami bro... semua itu berbuahkan hasil yang baik untuk hidup kita kok. WOLES ~"

untuk #SehariBercerita yang ke 5 

Apakah Artikel Ini Bermanfaat?

Ayo, Dukung Mas Lanang supaya rajin ngonten bikin Tips and Trik atau artikel seputar ✅Digital Marketing, ✅SEO, ✅Desain, ✅Sosial Media

Lanang Agung
Lanang Agung Spesialis Ngulik semua hal yang berhubungan dengan kombinasi Visual dan Internet seperti, UI / UX Design, Development, Graphic Design, Photography, Video Editing dan Internet Marketing sejak 2009.